Poin penting
- Huruf bubble (tulisan gelembung) adalah garis tepi yang digambar di sekeliling goresan huruf biasa, dengan jarak yang sama di semua bagian.
- Jarak yang rata itulah yang membedakan huruf bubble yang mulus dari yang penyok.
- Biarkan lubangnya tetap terbuka. Kalau terlalu gembung, segitiga di huruf A atau lengkungan di huruf B akan tertutup.
- Jiplak garis tepi yang sudah dicetak beberapa kali, lalu gambar tanpa contoh.
Langkah 1: Buat kerangka tipis dengan pensil
Tulis hurufnya tipis-tipis dengan pensil, satu garis tipis untuk setiap goresan. Inilah kerangka yang nanti dikelilingi gelembung. Kerangka ini akan kamu hapus, jadi jangan menekan terlalu keras.
Paling mudah mulai dari huruf kapital biasa: garis lurus dan lengkungan sederhana. Beri jarak antarhuruf lebih lebar dari biasanya, karena setiap huruf akan membesar selebar satu jari di semua sisinya.
Langkah 2: Gembungkan garis tepi di sekeliling setiap goresan
Gambar garis tepi bulat kira-kira selebar satu jari dari kerangka, mengelilingi setiap goresan. Kelilingi ujung garis dengan setengah lingkaran, dan titik dengan lingkaran penuh.
Di tempat dua goresan bertemu, seperti di tengah huruf H, garis tepinya menyatu menjadi satu bentuk: gambar tepi luarnya saja. Jaga jaraknya tetap sama di semua bagian. Kebiasaan inilah yang menentukan hasil akhir hurufnya.
Langkah 3: Bulatkan sudut, hapus, tebalkan, dan warnai
Bulatkan sudut yang lancip di tempat dua garis tepi bertemu, supaya bentuknya terlihat menggembung, bukan seperti digunting. Hapus kerangka pensilnya.
Tebalkan garis tepi dengan spidol atau pulpen, lalu warnai bagian dalamnya. Garis tepi gelap di sekeliling warna yang lebih terang paling mudah dibaca di poster atau papan.
Seberapa gembung huruf bubble yang pas?
Usahakan garis tepi berjarak kira-kira satu jari dari kerangka, sesuai ukuran gambarmu. Kalau lebih dekat, hurufnya tetap terlihat seperti huruf biasa yang dikelilingi garis. Kalau jauh lebih lebar, lubang-lubangnya mulai tertutup: segitiga di huruf A, lengkungan di huruf B, P, dan R, serta celah di huruf E.
Kalau ada lubang yang tertutup, rapatkan sedikit garis tepi untuk huruf itu, atau gambar seluruh kata lebih besar supaya jaraknya tetap muat.
Berlatih dengan garis tepi yang dicetak
Menjiplak adalah cara tercepat supaya tanganmu hafal bentuknya. Cetak satu huruf dari huruf bubble untuk dicetak, letakkan kertas tipis di atasnya, jiplak lima atau enam kali, lalu coba gambar tanpa contoh.
Kalau kamu ingin huruf bubble yang bisa disalin ke bio atau caption, pakai font bubble. Untuk bentuk gembung yang sama dengan gaya jalanan, coba grafiti nama.